Beranda > Berbagi ilmu, Parenting > Mengoptimalkan Otak Anak untuk Menghapal Alquran

Mengoptimalkan Otak Anak untuk Menghapal Alquran


cara menghafal al-qur'an

RESUME DISKUSI KULWAP
HSMN Chapter Tangerang
Pemateri: Ummu Qoyyis
Tema: Mengoptimalkan Otak Anak untuk Menghapal Alquran
Moderator: Bunda Rinan & Bunda Lia
Notulen: Bunda Nurul Fahmyanti


Assalamu’alaikum wr.wb.
Bunda sholihah, Alhamdulillahirobbil ‘alamin, segala Puji hanya bagi Allah Rabb semesta alam, sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah pada uswah dan qudwah kita Nabi Muhammad SAW..

Alhamdulillah..ummu Qoyyis sudah hadir di tengah2 kita..utk berbagi ilmu dengan kita di grup ini. Beliau tinggal di Madinah, jadi dimohon bersabar karena kadang terkendala sinyal

Bunda sholihah yg ingin mengajukn pertanyaan mohon japri ke saya ya, spy memudahkan nonot dan narsum dlm menjawab pertanyaan..

Selanjutnya, kami persilahkan kepada Ummu Qoyyis utk memperkenalkan diri dan selayang pandang materi diskusi kita siang ini…


Selayang Pandang :
Assalamualaikum ibu2 semua, perkenalkan saya Rahimah Umi dari 3 anak ( Qais, Najma, dan Ammar)
Semoga ibu ibu semua senantiasa dalam keberkahan Allah.

Senang bisa berdiskusi di sini..

Berbicara tentang menghafalkan AlQuran untuk anak, saya selalu terinspirasi dari seorang bapak warga negara Mesir yang bernama Kamil alLabudi.***

Ketiga orang anaknya mengkhatamkan hafalan alQurannya di usia 4,5 tahun, masyaAllah, luar biasa ya. Anak pertamanya bernama Tabarak, yg kedua Yazid, dan yang ketiga Zeina.

Ketiga anak ini mengkhatamkan hafalannya di rumah bersama ibu dan bapaknya secara bergantian.
Saya sempat beberapa kali bertemu dengan keluarga ini, dan akhirnya saya mengambil kesimpulan, bahwa untuk menjadikan dan melatih anak menghafal alQuran, perlu kerja keras dari orang tua. Ada 3 hal yang pak Kamil lakukan sebelum memulai proses menghafal dengan anak2nya;
1. Mengikhlaskan niat karena Allah. Serta berdoa dengan sungguh2 mohon bimbingan dari Allah.
2. Menetapkan jadwal rutin setiap hari. Jam berapa hingga jam berapa, sehingga anak sudah tau, kalau waktu tsb tiba, ia harus siap untuk alQuran. Jadi tidak bisa kalau waktu yg sesuka hati.anak mulai diajarkan disiplin dengan alQuran.
3. Menyediakan hadiah sederhana, setiap kali anak selesai duduk menghabiskan timing menghafalnya.
Satu hal lagi yang ga kalah pentingnya dalam pengalaman beliau, hafalan anak2nya sudah dimulai sejak anak2 itu masih berada dalam kandungan

Terinspirasi dari Bapak Kamil alLabudi, yang ketiga anaknya mengkhatamkan hafalan AlQur’annya di usia 4,5 tahun. Tidak ada kata terlambat untuk terus berusaha dan menjadikan anak-anak kita generasi AlQur’an.

Januari lalu kami sempat bertemu dan berbincang dengan beliau, Salah satu tips yang beliau sampaikan agar anak mudah menghafal AlQur’an adalah dengan sering memperdengarkan Al Qur’an kepada anak. Bayi juga bisa mulai diajak menghafal lho bahkan anak yang masih dalam kandungan! Dengan diputarkan murottal paling tidak satu hari si anak mendengar satu juz yang diputar lima kali. jadi murottal jalan terus pada juz yang sama dan diputar lima kali setiap hari.

Bayangkan, dalam sebulan si bayi sudah khatam mendengar alQur’an lima kali.kalau setahun sudah 12x 5 = 60 kali.kalau dua tahun sudah khatam 120 kali.

Ketika si anak mulai diajak menghafal Al Qur’an di usia 2,5 Tahun dia sudah tidak asing lagi dengan Al Qur’an, karena ia sudah terbiasa mendengar. Jam terbangnya sudah tinggi,:)….Telinganya dan lisannya sudah siap untuk alQur’an. Jelas beda dengan anak yang baru dengar dan diajarkan AlQur’an di usia 2,5 tahun.

Ini bisa dirasakan bagi orang yang sering baca alkahfi setiap hari jum’at, pasti terasa akan lebih mudah menghafal surat ini dibanding surat lain, karena sering dibaca dan didengar. Begitu juga dengan anak-anak kita yang terbiasa diperdengarkan AlQur’an.

Ketika mendengar tips beliau ini, saya bersedih kenapa tidak mendapatkan tips ini sejak hamil anak pertama. Tapi, tidak ada kata terlambat untuk belajar dan berusaha.:)

Apalagi dengan canggihnya dunia teknologi dan gadget saat ini, tantangan sebagai orangtua semakin besar. Daya tarik gadget untuk dibuka dan menelusuri dunia maya kalau tidak dikendalikan, bisa mengalahkan perhatian kita terhadap pendidikan anak.

Di akhir pembicaraan pak Kamil berpesan : InsyaAllah, siapapun anaknya, ia bisa menjadi seperti Tabarak yang hafal AlQuran di usia dini, asalkan dengan metode yang teratur dan konsisten.
Demikian ibu2….sebagai prolog dari saya, bisa kita lanjutkan dlm sesi diskusi

*** Dr Kamil al Labuudi : Pendiri Markaz Tabaarak Tahfiidz al quran untuk anak anak dan dewasa di Tanta Kairo


SESI TANYA JAWAB
1. Seberapa efektifkah metode hadiah utk anak dlm hal menghafal Al Qur’an? Bagaimana kita sbg ortu menjelaskan kpd anak bhw hadiah tsb hanya sebagai penyemangat sj, bukan tujuan si anak utk menghafal (anak sy 4 thn)?
Jawaban:
Trimakasih untuk pertanyaannya mba, pertanyaan yg sangat bagus. betul sekali, hadiah bukanlah sebagai tujuan tp hanya sbagai sarana saja.
Akan tetapi dalam mendidik anak kita mengenal metode Reward dan Punishment, bahkan Untuk mencapai surga pun, Allah menyediakan sarana ganjaran dan siksaan. Karena memang tabiat manusia pada umumnya sangat suka dengan apresiasi.
Alah bisa karena biasa, maka dengan hadiah ini kita jadikan sebagai wasilah untuk pembiasaan untuk putra putri kita dlm mencintai al quran dan semangat untuk menghafalnya


2. Utk punishment nya umm, bisa dicontohkan, diberikan apabila kondisi yg bagaimana?
Jawaban:
Sederhananya, ketika si anak tdk berhasil mencapai target yg sdh di sepakati, maka bentuk punishmentnya dg tdk mendapat hadiah yg sdh dijanjikan. Sehingga nnti anak kita akn terus berusaha untk lebih baik lgi. (ini bisa kira praktekan ketika ananda berusia 4 th ke atas). Tapi jangan lupa kita apresiasi usahanya


3. Kalau menghafal Quran baik bagi anak2 maupun orang dewasa,sebaiknya dimulai dr manakah? Saya pernah dengar sebaiknya kalo udah dr juz 30, lalu ke juz 29, 28, baru setelah itu ke juz 1. Apakah benar seperti itu caranya? Atau bisa dr juz 1 lalu ke juz 2 dst?

Jawaban:
Terimakasih bunda, untk memulai surah yg kita hafal, sebaiknya d mulai dari juz 30 ( dari surah annaba ke belakang) pertimbangannya krn ayat2 dalam surah annaba annaziaat dan abasa itu meskipun jumlah ayatnya banyak, tp kalimat dalam setiap ayatnya cukup pendek2. Dan ini lebih memudahkan otak kita dan juga anak2 dalam menghafal
Berbeda dengan ayat2 yg ada dlm surah al baqarah misalkan, ayat2nya cukup panjang dan mungkin agk kesulitan jika kita mengawalinya dari ayat yg panjang.
Hal ini untk menghindari rasa pesimis di awal proses menghafal saja bunda adit


4. Berarti kalau setelah hafal surah annaba ke belakang dst, bisa berlanjut ke juz 1 surah Al Baqarah y, ummu?
Jawaban:
iya bisa bunda


5. Selain dgn cara murottal dan mendengarkan ortu tilawah, apakah ada cara atau metode lain utk bisa menghafal Quran? Lalu saat ini saya mengetahui ada beberapa metode utk bisa membaca Quran, misal Iqro, Qiroati dan metode yg seperti melantunkan/bernyanyi ketika membaca Quran(saya lupa apa nama metodenya), kira2 metode mana y yg paling baik utk dipakai bagi anak maupun dewasa? Jazakillah ummu
Jawaban:
Untuk anak yg sudah pandai membaca al quran, ada cara lain. Yaitu dengan anak membacakan ayat / penggalan setiap ayatnya lalu d ulang hingga lima kali, begitu sterusnya hingga selesai satu ayat. Atau juga dengan saling menyimak secara bergantian (anak dan umi/abi), alhmdlh cara ini sdh saya coba dengan si sulung. Dengan cara saling menyimak ini anak akan merasa tdk sendirian menghafal, tapi bunda dan ayahnya pun sama2 menghafal
Metode untuk membaca al quran, in syaa Allah semuanya baik bunda….hanya kebetulan kalau saya baru mempraktekan dg metode iqro saja dan cukup efektif meski memang agak membutuhkan waktu yg lama
Tapi, ketika iqro sdh selesai hingga jilid 6, in syaa Allah akan lebih memudahkan ke depannya dalam tilawah al quran kita


6. Setahu saya, metode menghafal untuk balita itu dgn ortu melafalkan lalu diulang2 oleh anak ya, Bagaimana jika ortu belum banyak hapalan dan makhraj nya pun belum tepat, apakah ortu harus lulus tahsin dulu baru bisa mengajak anak menghafal?
Jawaban:
Kondisi orang tua yg belum banyak hafalannya tdk terlalu menjadi masalah bunda….bahkan kita bisa sama2 menghafal dengan anak akan lebih nikmat dan berkah in syaa Allah. Adapun makhraj kita yg belum tepat, boleh di sambil dengan mempelajari tahsin (minimalnya makharijul huruf & hukum2 mad)


7. Apakah anak diberi pemahaman ttg ayat yang dihapalnya?
Jawaban:
Pemahaman anak thd ayat yg akan d hafalnya sangat efektif untk memudahkan proses menghafal, ini bisa kita praktekan ketika anak sdh memahami cerita.


8. Di usia balita kan anak sedang sedang bermain, bagaimana jika menghafal Quran malah mengekang hasrat bermainnya? Apakah tidak lebih baik ditunda hingga ia lebih mengerti makna Dan tujuan menghafal Quran?
Jawaban:
Benar sekali Usia anak adalah masa bermain, tapi bermain itu banyak sekali jenisnya. Menghafal al quran juga bisa kita buat dengan sesuatu yang menyenangkan bundaa…misalkan sambil jalan2 ke taman bersama keluarga…
Dan timing yang kita tetapkan untk ananda dalam menghafal quran pun hanya bbrp jam saja dalam setiap harinya bun…
Kita ingat penuturan abi nya Musa al hafidzh, darri pkl 03- 08 pagi adalah waktu menghafal..setelah jam 8. Pagi dia boleh melakukan apa saja (termasuk bermain tentunya)
Terimakasih bunda


9. Jika anaknya blm pandai membaca AlQuran, ummu? Jd baru hafal jika didiktekan gitu…
Jawaban:
Iya bunda adit…dengan di diktekan (ditalqinkan). Juga di perkuat dengan diperdengarkan murottal


10. Anak sy yg pertama perempuan 10y,klw mnrt sy daya hafalny lumayan cepat tp.motivasiny kurang, tdk spt sblm ia berusia 9 thn,qra2 motivasi yg plng baik u anak2 dlm.menghafal al quran itu apa y umi?
Beda lg dngn yg k 2 laki2 6 thn hafalanny msh metode talaqqi krn blm bs bc sendiri,alhamdulillah lumayan cpt jg cm masalahny dia kn ikut kelas tahsin dngn anak2 seumuran dia, klw kt ustzhny smp ayat 4 d rmh dia g mw nmbh smp nanti ktm. ustazahny lg br nmbh lg? kira2 gmn itu umi ?
Jawaban:
Trimakasih bunda ….banyak sekali ragam motivasi bagi ananda kita dalm menghafal.anak2 juga pastinya menyukai yg variasi ya bunda…kalau untuk putri bunda yg usia 9 thn, bisa juga dengan cara bicara dari hati ke hati bun….diantaranya dengan menyampaikan bhwa bunda akan sangat senang jika ananda semangat kembali menghafalnya. Saya juga akhir2 ini sering memotivasi anak2 dg mengatakan : “Nak….umi sayang sama mas dan teteh…alhamdulillah umi masih Allah berikan kesehatan, yuk…semangat lagi ngajinya…
Naak…coba bayangkan teman2 d palestina sana uminya sdh syahid….tapi dia tetap semangat menghafal quran…
Adapun Untuk putra bunda, terus berikan apresiasi atas keberhasilannya menghafal dengan usthnya….dan sampaikan juga kalau hafalannya di tambah sama bunda d rumah pahalanya lebih banyak…dan surganya lebih tinggi lhoo…oo iya usth juga nanti akan lebih senang lho…


11. umi sebenarnya pmbatasan untuk anak thd gadet, tv dan teknologi lainnya sejauh apa agar tdk mengganggu hapalannya? tidak dipungkiri sbg ortu sgt blm bs u trlepas dr gadet itu sndiri? bahkan menjadikan gadet, cd/tv dll sbg wahana prmainan edukatif jg?
lalu sbg pembelajar yg sdh dewasa batas dimakluminy akan bacaan quran itu sebatas apa umi?
trkadang trkekang dg prnyataan semacam ini”belajar sambil jalan, meski masih byk yg salah yg penting tetep ngaji… tp kondisi ini tdk mmotivasi u benerin bacaanny, malah nyaman dg prnyataan tsb tetep ngaji terus, shg hapalan pun masih byk yg krg tepat.
#mohon pencerahan
maaf sdikit oot
Jawaban:
Trimakasih bunda
kalau kita liat dalam metode montessori, ternyata anak2 di bawah usia 12 thn sangat dihindarkan dari apa yg namanya gadget tv dan sejenisnya. Krn efek negatif terhadap perkembangan anak sangat luar biasa…tapi jika saat ini bagi kita kondisinya belum memungkinkan, paling tidak hak yg harus kita pegang adalah pengawasan dan pengendalian orang tua. Dan juga sebaiknya di buat aturan yg d sepakati dg anak2 (misalkan, waktu nonton hanya hari minggu)
Dan juga alternative-alternatif tontonan yg edukatif dan membantu penguatan hafalan, seperti film2 kisah2 dlm al quran dll…
Karena tugas kita adlh memberikan imunitas pada anak, dan kita juga tdk mampu mensterilkan anak dg segala tantangannya d era saat ini.
Sebetulnya, zaman yg sdh serba canggih sprti skrng berbagai ilmu bisa kita pelajaru dengan mudah ya bunda….asalkan ada kemauan pasti ada jalan.
Terlebih lagi dengan penguasaan thd alquran, semestinya menjadi sebuah prioritas utama dlm hidup kita, terlebih kita para bunda yg notabene madrasah pertama dan utama bagi anak2…
Pernyataan belajar sambil jalan tidaklah salah, yg salah besar adlh kita nyaman dg pernyataan itu dan tdk ada upaya untuk belajar memerbaiki kualitas kita dlm penguasaan al quran


momod :
Sebagai penutup silhkan kepada Ummu Qoyyis utk memberikan kesimpulan…

Resume :
Sebagai penutup, izinkan saya mengutip sebuah ayat dalam surah al qamar :17 Allah swt berfirman : “Wa laqad Yassarnaa al Quraana lidzdzikri fahal min muddakir” (Dan sungguh kami mudahkan al quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?)”
Allah telah menjanjikan “Kemudahan” kepada kita untuk mempelajari al quran dan menghafalnya. Bahkan Allah pun menjanjikan baju cahaya dari mahkota dan perhiasan bagi para orang tua yang berhasil mengantarkan anaknya hingga menjadi hafidz hafidzah.
Ya Allah…..berikanlah taufiiq kepada kami dan dzurriyat kami untuk menghafal kalamMu…mohon maaf atas segala kekurangan. Kepada Allah saya mohon ampun. Assalaamu alaikum w rahmatullahi w baraakatuh.


penutup :
Aaaamiiin…
Mohon maaf kepada Ummu Qoyyis apabila ada salah kata dan ketik dan tak lupa Jazakillah khoir telah sudi menyempatkan waktu utk berbagi ilmu dgn kami…
Sebagai moderator (dan mewakili mod 2) sy jg mhn.maaf kpd bunda sekalian pabila ada salah kata dan ketik juga sedikit kendala teknis
Semoga kita semua senantiasa menjadi ibu terhebat bagi anak2 kita…
Aamiiin..
Wassalamu’alaikum wr.wb


Ingin menjadi pengusaha sukses seperti Rasulullah SAW???

Segera Miliki Buku Ini !!!

BEST SELLER

ELLM1ENSIKLOPEDIA LEADERSHIP & MANAJEMEN MUHAMMAD SAW

(klik pada gambar untuk lihat isi buku)

  1. April 20, 2015 pukul 4:02 am

    semoga anak-anak kita bisa menjadi penghafal al quran

  2. April 20, 2015 pukul 4:08 am

    bagaimana merayu agar anak mau menghafal?

    • April 20, 2015 pukul 12:44 pm

      Sebetulnya ada banyak cara agar anak kita mau menghafal Alqur’an. Ada yang menitipkan anaknya di pesantren tahfidz ada pula yang menghafalkan qur’an dirumah. Jika kita ingin memulainya dirumah, maka harus dimulai dari orang tuanya dulu, yaitu sama-sama menjadi penghafal qur’an. Dengan begitu anak kita menjadi termotivasi untuk ikut menghafal qur’an. Selain itu, coba ceritakan kepada anak sebuah hadits tentang seorang anak penghafal qur’an kelak akan memakaikan mahkota dan busana terindah kepada kedua orang tuanya di syurga. Wallahu’alam

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: