Beranda > Berbagi ilmu, Parenting > Jejak Jiwa Dalam Pengasuhan Anak

Jejak Jiwa Dalam Pengasuhan Anak


banner-dauroh-pengasuhan-anak-pendidikan-keluarga-bandung

DISKUSI HSMN (Home Schooling Muslim Nusantara) Bekasi

Pemateri : Abah Lilik

Tema : Jejak Jiwa dalam pengasuhan anak


ASSALAMUALAIKUM

Alhamdulillah, perkenalkan Fadli Riza dikenal sebagai Abah lilik, ayah 1 putra 3putri usia Sma, Smp dan SD.

Pernah merintis Pada dan Tk alam, guru SD dan paling lama sebagai guru SMP, pernah menjadi pengasuh curhat Remaja di Radio MQ FM Yogyakarta.

Aktivitas sekarang :

Motivator, Parenting Coach dan Counselor di Soulmate, Farah di Center dan Jejak jiwa Yogyakarta. Forum Asa community (ayah sahabat anak) dan sekolah ayah bunda.


Ndak terasa waktu terus berlalu dan memang itulah tabiat waktu, sampai sampai imam Ghazali mengatakan ada yang paling jauh yaitu masa lalu, dan yang paling dekat yaitu masa depan. Bagaimanapun tidak ada satu kendaraan pun untuk mencapai masa lalu, diam saja masa depan terus mendekati kita.

Wajarlah ucapan awam utk orang yang baru menikah adalah “selamat menempuh hidup baru” Tapi sayangnya banyak pasangan yang melibatkan emosi negatif masalalu (entah hasil pengasuhan 10tahun pertama dengan temper tantrum nya, maupun 10tahun kedua dengan rasa ingin tahu dan pubertas nya) Dalam pola pengasuhan anaknya sekarang maupun ketika ingin bersinergi dengan pasangan hidupnya, padahal selamat menempuh hidup baru, mengapa masih melibatkan emosi negatif di masalalu

Pola pengasuhan mempengaruhi emosi negatif dan emosi positif anak anak kita, yang mempengaruhi pola pikir, pola rasa, pola tindakan pola sikap, bahkan pola bicara mereka.

Mungkin karena sebelum menikah kita lebih siap sebagai pasangan yang jatuh cinta ketimbang sebagai calon ayah bunda.

Dalam konseling banyak saya temui mahasiswa mahasiswa bahkan pasangan muda dan beberapa yang usia 40 masih mengeluhkan kenapa kok hidupku ‘flat’ mengalir aja….Bisa saja itu terjadi karena 10tahun pertama kehidupan nya ayahbunda ndk ekspresif. Belum siapnya mereka jadikan masalah masalah yang muncul di masa pertumbuhan dan perkembangan anak anak sebagai momentum penanaman nilai dan prinsip. Lebih karena mengeluh menjadi pola?

Bisa jadi. Silahkan ayahbunda kita diskusi. Anak anak ndak bermasalah bisa jadi kitanya yang bermasalah.


TANYA – JAWAB

  1. Saya punya seorang teman ketika di luar dia keliatan bgtu lembut, santun, bijaksana dan baik sekali bahkan di sekolah dia adalah guru favorit. Akan tetapi saat suatu ketika saya main ke rumahnya saya melihat ia begitu kasar sama anak-anaknya, bahkan sangat kasar. Anaknya dipukul, dicubit, dibentak cuma gara-gara hal yang sepele. Padahal anak-anaknya itu masih kecil-kecil tapi di lain waktu ia juga terlihat begitu sayang sama anak-anaknya saya pernah bertanya, karena kami kebetulan dekat. Kenapa dia seperti itu? teman saya menjawab diapun tidak tahu saya pernah dengar tentang suatu penyakit psikis yang disebut Bipolar. Apakah teman saya menderita penyakit tsb? kalo ya bagaimana caranya agar ia sembuh? Apakah ia harus dibawa ke psikiater? Kira-kira apa sebabnya ia seperti itu?

terimakasih abah…

Jawaban:

Psikolog tepat nya bunda. Tapi belum tentu bipolar. Karena bagaimanapun harus ditelusuri penyebab marahnya. Bisa saja kecewa dengan suami marahnya ke anak. Karena anak adalah hasil dari suami. Sedangkan murid murid adalah titipan dari orang lain. Sehingga pelayanan lebih bagus. Padahal semua anak adalah bukan milik kita tapi titipan sang ilahi. Harus konseling dan mindset.


  1. Bagaimana mengatasi anak yang sedang merajuk/manja minta ini itu, tanpa memarahi nya? Sering merasa kalo gak dimarahi, anak jadi manja terus. Tapi setelah marahin, malah saya merasa bersalah.

Jawaban:

Tegas saja

Usianya berapa dulu?

Wajar jika anak usia 3 sd 10 tahun manja .. dalam arti cari perhatian. Masa temper tantrum.

Yang penting pola kalimatnya dalam menjelaskan.


  1. Batas “wajar manja” nya sampai apa ya abah?

Kalo misal si anak ngebantah.. malah terlihat ga sopan.. apa udah wajar kalo dimarahi?

Jawaban:

Definisi manja apa dulu dan yang tadi manja seperti apa yang terjadi ? jika manja ingin dituruti kemauannya, Ekspresikan dulu bahwa kita tidak senang dan sedih jika ia seperti itu. Bisa jadi dia mencontoh temannya. Mencontoh marahnya kita. Atau mencontoh sinetron. Atau terlalu banyak kata negatif yang ia dengar dari pada positif dari kita. Anak bisa stress juga lho.

Lanjutan

Yang dimaksud manja seperti apa? Karena anak anak usia 0 sd 10 tahun memang masanya sensori motorik pra operasional dan awal operasional konkrit, golden age dengan rasa ingin tau yang tinggi, masa pertumbuhan otak yang luarbiasa, dan masa temper tantrum (belajar ekspresi emosi). Bisa saja kan manja tapi menurut ibunya menurut anaknya biasa aja . Karena bisa jadi menurut kita sudah memperhatikan. Tapi menurut anak belum karena kita ngobrol dengan disambi main gagdet dll. Apalagi kalo masa temper tantrum mereka. Yakni rewel ndk jelas. Sebagai bagian dari belajar mengembang kan emosinya. Kita tanggapi dengan marah juga. Atau dengan kasih jajanan. Pesan yang muncul di anak adalah. Kalo pengen jajanan yang nangis. Atau kalo mau mendapat perhatian bunda ya nangis dulu.

Bisa jadi kita yang menanamkan pola tersebut


  1. Bagaimana menghilangkan memori atau jejak pengasuhan negatif yang dialami oleh anak kita, misal kita dulu suka marahin dan nyubit, sekarang baru sadar…menghilangkannya gimana ya? Terimakasih abah

Jawaban:

Minta maaf pada anak. Perbanyak istighfar. Doain agar ndk berbekas emosi negatif dan tambah emosi positif pd anak (rasabbahagia. Bangga. Percaya diri. Yes aku bisa dan lainnya)


  1. Assalamu’alaikum Abah Lilik. Membaca masa lalu dan masa yang akan datang untuk saya saat ini erat dengan pola pengasuhan anak saya dan pola pengasuhan saya dahulu. Abah, saya kebetulan asal dari kampung, yang masa kecil hidup dengan ngebolang di alam dan yang saya rasa orangtua saya ngelepas dengan tanpa khawatir. Nah sehubungan dengan masa lalu pengasuhan saya, saat ini saya cukup kebingungan dengan pola pengasuhan anak saya yang secara lingkungan sudah berbeda dengan saya dahulu. singkat katanya ” kurang ide”. Mohon bimbingannya Abah. Terima kasih.

Jawaban:

‘Alaikumussalam bunda kiki. Sepertinya kemarin sudah saya jawab ya. Oke sedikit diulangi. Kreatif itu menyingkir rasa malu yang tidak pada tempatnya. Jangan ja’im. Bermainkah dengan anak. Apa saja. Atau buat sepekan sekali ke suatu tempat dan bermain bersama. Ya bermain sungguh sungguh bermain. Layang layang. Lempar bola. Lumpur dll. Bukan menonton mereka bermain. Apalagi semakin sedikitnya area publik.

Coba bu kasih satu contoh konkrit pengen main apa? Misalkan foto bareng atau masak sate bareng. Buatlah moment moment yang indah.. karena kalo marah ndk menambah kaya.. tapi kso bersabar dan membuat pola. Kan memudahkan kita. Suatu saat anak anak ini semakin memudahkan kita. Sehingga ia ndk perlu dikasih tau sudah mengerti dengan polanya.. makin ringan bebannya.


  1. ini abah anakku 8.5 thn kls 3 sd, kegemarannya all dino, and all animals. Nah sudah hampir 2 tahunan ini dr kelas 1 bahkan kesukaannya itu gunting kertas membentuk dino atau animal yang baru dia tonton baik dr discovery or film2 sepintas. kl udah berkreasi ” nama yang kita sebut” itu bisa tumpukan kertas habis. dan habis itu memainkannya bersama adeknya. Nah saya yang masa kecil saya banyak ngebolang jadi bingung dengan tingkah anakku ini. suka gemess gitu, gunting lagi, gunting lagi. caranya gimana y untuk ngarahin agar jadi kreativitas yang terarah?

Jawaban:

Kan ada film mister maker… ada youtube

Jadi diajak ngomong besok kita buat apa ya. Kalo dikasih film dino ya hasilnya dino . Yang jelas bunda nya kudu punya skill.. jari jangan nontonin anak aja.. ndk usah bingung. Disayaukuri anaknya curios. Coba ibu ibu itung diri. Sudah punya keahlian dan kreatifitas apa saja ibunya. Punya lesson plan ndk terhadap anak.

Cara membuat kincir air.

Cara membuat balon lampu.

Cara membuat milkshake.

Cara membuat mie telor.

Cara membuat tas kertas.Dll

Secara psikologis kalo anak anak melihat ternyata ibunya banyak ide. Pandai membuat mainan. Kreatif. Maka rasa bangga dan trust pada ibundanya semakin meningkat. Suatu saat nanti jika remaja mereka aka mudah jadi sahabat kita.


  1. Assalamualaikum abah. Saya memiliki 3 anak, 11y, 8y dan 5y. Hobi mereka bercanda bertigaan. Senang siy melihat mereka bercanda. Walaupun sering juga ribut mulut, ujung2nya mereka ketawa-ketiwi lagi. Tapi, bagaimana menghadapi mereka dengann hobinya itu ya abah? Sampai-sampai jadwal mereka yang sudah disusun sering tdk dilakukan. Terima kasih

Jawaban:

Jadwal itu masalah pembiasaan dengann ketegasan. Sejajar pula dengan tingkat kedisiplinan ayah bundanya.

Kompaknya mereka patut disayaukuri.

Jelaskan pd mereka keharusan dan manfaat makan minum dan menyiapkan peraoatan sekolah. Lakukan dan diajak bicara nikmatnya kalo teratur. Terutama pd anak pertama. Dan minta dia membimbing adiknya. Kuncinya di anak pertama. Doakan. Katakan penuh cinta. Katakan tolong. Terimakasih. Untuk bantuannya membimbing adik adik teratur.


  1. Anak saya usia 3th, dy sangat suka sekali pergi shalat jamaah. Namun, di masjid seringkali dy tdk bisa diam. Galau rasanya. Khawatir mengganggu kekhusayaukan ibadah. Tapi khawatir juga kalau keinginan bagusnya dilarang. Tindakan yang dilakukan baru sebatas memberi pengertian sebelum brgkt jamaah. Sering diingatkan kalau tdk mau diam tdk usah ikut jamaah sj, tapi ttapisj besok dy bersikukuh mau jamaah dan sama aja ga bisa diam. Kami harus bagaimana ya?

Jawaban:

Anak anak sd usia 7 tahun itu diajar ibunya dirumah untuk sholat dan memaknai sholat dan berakhlak yang baik jetika sholat. Mulai usia 4 5 tahun bisa diajak ke masjid oleh ayahnya hanya saja dengan catatan tetap dalam pengawasan dan pengarahan ayah bunda. Ketika ia ribut dan main dimasjid. Berikan peringatan dengan tidak mengajaknya ke masjid kecuali dia sudah mau dan berjanji untuk santun dan sholat dengann baik. Banyak yang saya temukan oranftua yang berpola dengan baik 4 tahun pun tetap santun di masjid. Tapi yang ndk pake pola…. ya 10 tahun pun masih menjengkelkan. Tegas dalam menegakkkan aturan itu penting disamping menanamkan nilai kesantunan


  1. Gimana cara mendapatkan kesabaran ekstra kalo menghadapi anak? Adakah tips?

Jawaban:

Lha sabar kan setengah iman. Jadi kalo ndk sabar setengahnya iman abis dong.

Biasakan hidup teratur dan buatlah jeda dari satu sesi hidup ke sesi hidup yang lainnya. Makanya sholat itu 5 waktu tambah dhuha.

Yakin deh ketika sholat tepat waktu dan tuma’ninah.. kesabaran kan bertambah.

Kemudian inget inget disugesti diri manfaat jeda diri untuk bersabar. Agar hidup itu diputuskan dengan logis bukn dengan emosi. Lagian anak anak kan cuma 10 tahun pertama. Abis itu remaja.sampe 20 tahun. Jadi bersabarlah dengan proses. Hasilnya ntar di usia 20 tahun. Ndk ada yang lebih cepat dari itu. Kecuali kualitas kita seperti imam sayaafi’i yang usia 11 tahun sudah hafidz Qur’an.

Jaga wudhu dan dzikirnya


  1. Buatlah jeda dr 1 sesi hidup ke sesi hidup lainnya >> maksudnya apa ya bah? Bisa kasih contoh? Makasih

Jawaban:

Abis ngantor . Mandi wudhu sholat sunnah.. baru yang lainnya


  1. Bagaimana cara membedakan antara tegas dan marah terhadap anak usia 3thn? Dan Bagaimana Cara yang efektif mengingatkan anak ketika dia sulit diatur? Jazakallaah

Jawaban:

Tegas itu suara jelas walaupun lembut. Tegas itu faham sebab akibat faham aturan.

Tegas itu akan berdampak konsistensi.

 

Kalo marah itu sesaat abis itu nyesal deh. Marah itu mengeluarkan energi negatif biasanya yang bergerak tangan buat nyubit ran mukul serta suara yang menggelegar. Abis itu seperti lega mengeluarkan kentut atau seperti abis teriak krn stress. . Aaahhhh..

Tapi abis itu hati sejenak seperti kosong.. Cara efektif adalah. Dikasih teladan. Dicontohkan. Diobrolin baik baik dengan tegas. 10 tahun ke atas sesekali boleh dikasih reward and punishment


  1. abah, anak saya laki2, usia 3y9m…kalo dia sedang takut terhadap sesuatu, ketika dia menuju ke arah saya minta perlindungan, saya cenderung memeluk dan menjelaskan kalo tidak perlu takut-misal dengar suara petir / gluduk yang cukup kencang.

ketika dia menuju abi nya, abi nya cenderung membiarkan, seperti baru saja, abi nya baru selesai sholat, pas ketika itu ada suara gluduk kencang, menujulah dia ke abi nya, tapi abi nya berjalan perlahan terus meninggalkan dia, sementara anak saya ngintili/ngikuti dari belakang. mungkin niat suami supaya anak saya tidak takut dengan hal2 seperti itu, tapi saya kok ndak sreg ya…akhirnya anak saya nyari saya, minta peluk.

sebaiknya gimana sih abah sikap kita?

Jawaban:

Sesekali ajak anak memeluk ayahnya.. tapi sebelumnya ayahnya dikasih tau agar menjelaskan itu suara apa, namanya apa dalam bahasa inggris, jepang, arab, perancis dll. Kok bisa terjadi seperti itu. Bagaimana terjadinya petir..

Nah itu jadi kesempatan untuk mendrkatkan ayah dan anak.

Jika tidak ntar menyesal deh. Ketika smp mereka menjauh dari kita. Kitanya ketar ketir mengejar dan Kepo dengan anak kita. Pd hal waktu mereka mendekat kita menjauh.

Sesungguhnya Rasul senang jika ada ayah yang suka memeluk dan mencium anak anaknya yang masih kecil.

Baru deh anak diajari ngapain takut itu kan kejadian alam biasa. Akhirnya anak menganggap wajar suara petir. Tapi juga mendapat ayah yang luar biasa


  1. Bagaimana batasan membiarkan anak mengeksplore dunianya dengan mengamankan bahaya dari dirinya, misal jika balita suka manjat2 kursi, perlu dilarang atau hanya perlu dijelaskan bahaya nya? Atau ketika lari larian di jalan?

Jawaban:

Berikan fasilitas bermain yang aman. Alihkan dengan permainan dan ayah bunda yang asyik


Oke moga saja jadi bahan renungan. Mohon maaf kalo ada salah kata. Jika ingin bergabung di jejak jiwa Parenthood Coaching silahkan japri saya.

Alhamdulillah.

maaf kalo ada salah kata.. Yuk MOVE ON

Jika ada kemauan pasti ada seribu jalan kalo tidak ada kemauan pasti ada seribu alasan, sayangnya manusia adalah makhluk yang paling cerdas mengarang alasan alasan.

Abah lilik

@motivatorku

Emailnya : katakatajiwa@gmail.com

Wassalamu’alaikum

Met malam

mari kita tutup dengan istighfar 3x dan do’a kafaratul majelis:

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyahadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum wr wb…


BEST SELLER

ensiklopedia-muhammad-saw-the-super-leader-super-manager8

Ensiklopedia Leadership & Manajemen Muhammad SAW

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: