Beranda > Berbagi ilmu, Renungan > Life is too short (only 1,5 hour)

Life is too short (only 1,5 hour)


Terdiam sejenak, saat seorang teman membacakan sebuah tulisan bertajuk kehidupan duniawi. Kalau hidup didunia itu cuma sebentar. Iya ya,,,,memang hidup itu sebentar. Sangat sering saya mendengar kalimat ini “hidup didunia itu cuma mampir, akhiratlah kehidupan sesungguhnya”, namun seakan-akan saya lupa akan itu semua. Kenapa? Astagfirulloh,,,apakah ini akibat dosa-dosa saya yang semakin menggunung sehingga lupa akan segalanya. Dunia oh dunia, Engkau itu hanya sementara tak lebih dari sekedar fatamorgana. Wahai dunia, sungguh, engkau telah membuat kami lupa, lalai dan malas untuk mengingat penciptamu. Kau tipu kami dengan kehidupanmu yang gemerlap. Padahal tak lama lagi engkau akan sirna.

Didalam tulisan tersebut, teman saya menyebutkan bahwa 1 hari di akhirat adalah 1000 tahun di dunia. Percis, saya pernah pula mendengar kalimat ini, namun saya lupa mana yang benar. 1 hari di akhirat = 1000 tahun di dunia atau 1 hari di dunia = 1000 tahun di akhirat. Ternyata baru saya sadari saat itu saya masih samar mendengar kalimat tersebut dan tidak begitu saya perhatikan. Celakanya lagi, saya tidak tahu kalimat tersebut berasal dari mana dan siapa yang mengungkapkannya. Apakah riwayat hadits atau Al-Qur’an. Ternyata baru saya ketahui bahwa kalimat tersebut bukan hanya sekedar ungkapan, melainkan firman Alloh didalam Al-Qur’an. Astagfirullohal’adziim,,,sungguh hamba telah lalai dari ayat-ayat Mu untuk mentadaburinya. Firman Alloh tersebut ada didalam surat Al Hajj ayat 47 dan surat As-Sajdah ayat 5 :

Dan mereka meminta kepadamu (Muhammad) agar azab itu disegerakan, padahal Allah tidak akan menyalahi janji-Nya. Dan sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.~QS.Al-Hajj:47

 

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu. QS.As-Sajdah:5

Jika kita perhatikan 2 ayat di atas, benar bahwasan 1 hari diakhirat itu adalah 1000 tahun didunia. Lantas, kalau berkaca pada diri sendiri, adakah usia kita mencapai 1000 tahun hidup didunia? –> Tentu jawabannya tidak. Tidak pernah ada satu orang pun yang bisa hidup hingga 1000 tahun. Bahkan Rosululloh pun hanya hidup selama 63 tahun didunia. Nah, sekarang mari kita berhitung. Jikalau 1000 tahun kita bagi menjadi 4 sehingga menjadi 250 tahun, berarti sama dengan 24 jam kehidupan akhirat dibagi dengan 4, yaitu 6 jam saja. Lalu jika kita bagi lagi 250 tahun dengan 4, maka menjadi 62,5 tahun kehidupan dunia, yang berarti mendekati usia Nabi Muhammad didunia. Berarti kehidupan diakhirat sama dengan 6 jam dibagi dengan 4 menjadi 1,5 jam. Hanya 1,5 Jam saja kita hidup jika kita bandingkan dengan kehidupan diakhirat. Lalu pertanyaannya adalah “apa saja yang telah kita perbuat untuk waktu selama 1,5 jam tersebut?” . Tidak bisakah kita sadar sejenak hanya 1,5 jam saja kita berbuat yang terbaik untuk Alloh. 1,5 jam saja kita buat senang Alloh. 1,5 jam saja kita maksimalkan ibadah untuk Alloh.

Ya Alloh, kuatkanlah kami, sadarkanlah kami akan hidup yang sebentar ini, jadikan kami selalu ingat kepadaMu, sesungguhnya kehidupan yang kekal adalah akhirat. Berikanlah kekuatan kepada kami untuk sabar selama 1,5 jam saja.

Aamiin ya Robbal’alamiin.

  1. bandung
    Juli 4, 2011 pukul 1:15 pm

    Perbekalan terakhir : dzikrul maut…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: