Beranda > Berbagi Tips > Tidur Berlebih Merusak Sel Tubuh

Tidur Berlebih Merusak Sel Tubuh


California – Selama ini yang banyak dipermasalahkan orang adalah bahaya kurang tidur. Tapi tidur berlebihan juga berbahaya bagi tubuh, salah satunya bisa membuat tubuh menjadi lelah dan berisiko terkena stroke.

Dr Daniel Kripke, direktur Scripps Clinic Sleep Center di La Jolla, California mengungkapkan bahwa terlalu banyak tidur saat akhir pekan tidak akan membuat seseorang merasa lebih baik.

” Orang yang tidak mendapatkan tidur cukup baik itu kurang atau berlebih, berisiko mengalami kecelakaan lalu lintas, perubahan berat badan, penurunan produktivitas serta terganggunya sistem kekebalan tubuh,” ujar Kripke

“Orang yang tidak mendapatkan tidur cukup baik itu kurang atau berlebih, berisiko mengalami kecelakaan lalu lintas, perubahan berat badan, penurunan produktivitas serta terganggunya sistem kekebalan tubuh,” ujar Kripke, seperti dikutip dari CNN, Senin (2/11/2009).

Banyak orang berpikir tidur berlebih saat akhir pekan merupakan bonus bagi tubuh, sehingga orang berusaha untuk menikmati hal tersebut dan berpikir akan merasa lebih baik setelahnya.

Orang yang biasa tidur sedikit pada hari kerja (sekitar 5 jam) dan tidur berlebih saat akhir pekan yaitu lebih dari 8 jam, akan merasa lelah pada beberapa fungsi tubuhnya sehingga membutuhkan waktu peregangan yang lebih lama ketika bangun tidur.

“Hal ini dikenal dengan ’sleep drunkenness’, jika sangat parah bisa membuat orang sulit untuk mengambil keputusan. Tapi untuk kasus yang umum membuat orang pusing saat bangun,” ujar Dr Lisa Shives, direktur medis di Northshore Sleep Medicine in Evanston, Illinois.

Pada tahun 2007, sebuah penelitian di Finlandia menemukan risiko kematian meningkat sekitar 20 persen untuk orang-orang yang tidur lebih dari delapan jam. Pada tahun yang sama, studi di Inggris menemukan orang yang tidur 5 jam atau kurang dan mereka yang tidur lebih dari 8 jam juga menghadapi peningkatan risiko.

Studi lain menunjukkan orang yang rutin tidur lebih dari delapan jam per malam berisiko lebih besar terkena stroke daripada yang lain dengan kurang tidur.

Faktor yang memungkinkan seseorang tidur berlebihan atau hipersomnia adalah memiliki kualitas tidur yang buruk, sehingga tidak bisa mengatur jadwal tidur dengan baik.

Faktor yang memungkinkan seseorang tidur berlebihan atau hipersomnia adalah memiliki kualitas tidur yang buruk, sehingga tidak bisa mengatur jadwal tidur dengan baik. Serta diperkirakan faktor genetik juga memainkan peranannya.

Tidur merupakan salah satu terapi untuk menyegarkan tubuh. Kurang tidur membuat tubuh tak dapat memulihkan kerusakan sel dan jaringan yang terjadi setiap hari. Tapi ingat, tidur berlebih juga berbahaya untuk kesehatan.

Seperti dikutip dari laman Idiva, sebuah studi menunjukan bahwa durasi tidur ideal adalah delapan jam sehari. Tidur lebih dari 6-8 jam sehari justru mempercepat kerusakan sel tubuh yang berpotensi mengurangi harapan hidup hingga 17 persen.

Seorang pakar kesehatan di Mumbai, Dr Prakash Lulla, mengatakan, tidur berlebih memicu sejumlah penyakit seperti diabetes, hipertensi, migrain, dan meningkatkan risiko penyakit radiovaskuler seperti serangan jantung dan gangguan hormonal.

“Salah satu dampak buruk yang sering muncul akibat terlalu banyak tidur adalah obesitas,” Direktur Medis Rumah Sakit Aryan Mumbai, Dr Sunita Dube, menambahkan.

Berikut sejumlah tips agar terasa segar dan tak ingin menambah waktu tidur, seperti disampaikan Dr Lulla.

1. Pastikan makan malam terakhir Anda setidaknya tiga jam sebelum tidur. “Cobalah membiasakan diri makan buah atau segelas susu sebelum makan malam dan hindari minum teh atau kopi sebelum tidur.”

2. Olahraga rutin. Tak hanya akan membuat Anda tidur nyenyak, tapi juga membuat badan segar.

3. Usai aktivitas melelahkan sepanjang hari, mandi di bawah pancuran bisa membuat diri lebih rileks dan tidur pun nyenyak.

4. Hindari suasana berisik saat tidur. Cobalah mendengarkan musik klasik, membaca buku bertema ringan, atau memainkan game santai menjelang tidur juga bisa meningkatkan kualitas tidur.

5. Usahakan bangun pagi tak lebih dari pukul 6, karena akan membuat badan lebih segar dan siap melakukan aktivitas seharian tanpa kelelahan saat menjelang tidur kembali.

6. Ciptakan kamar tidur dengan sirkulasi udara yang baik. Asupan oksigen yang cukup akan membuat pikiran tenang dan menormalkan fungsi tubuh.

7. Hindari tidur siang terlalu lama. Tidur siang sekitar 45 menit tak masalah, asal jangan sampai 2-3 jam karena akan merusak pola tidur malam.

8. Hindari pikiran buruk menjelang tidur. Saat stres melanda, gunakan sejumlah trik menenangkan diri seperti meditasi atau yoga menjelang tidur.

9. Stel alarm dengan ukuran tidur 7-8 jam di pagi hari. Tidur selama waktu itu adalah yang terbaik untuk melakukan regenerasi sel-sel tubuh yang rusak. Sebab tidur kurang dari itu juga berbahaya bagi kesehatan.

10. Jika semua trik sudah dilakukan, namun masih selalu merasa mengantuk meski sudah tidur lebih 12 jam, mungkin saatnya Anda mengunjungi dokter. Selalu mengantuk meski sudah cukup tidur bisa menjadi penanda sejumlah penyakit serius.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: