Beranda > Berita, Dunia islam > Mengenal 9 Syuhada Gaza Mavi Marmara

Mengenal 9 Syuhada Gaza Mavi Marmara


Majelis taklim yang rutin diadakan tiap sepekan sekali di Masjid AHM Sunter Jakarta Utara, Alhamdulillah pada hari jum’at tanggal 18 Juni 2010 berkesempatan menghadirkan Ust. Ferry Nur ketua KISPA (Komite Indonesia untuk Rakyat Palestina) untuk membahas perjalanan mulianya menuju Gaza bersama para aktivis dan relawan dari berbagai negara. Beliau menceritakan bagaimana kondisi mereka selama perjalanan, mulai dari aksi brutal Zionis Israel di kapal Mavi Marmara, kemudian di tawan di penjara Israel hingga proses pemulangan relawan kembali ke negaranya masing-masing. Sungguh sebuah perjuangan yang teramat luar biasa dan besar pahalanya di mata Allah Swt.

Perasaan saya saat itu ketika Ustadz Ferry Nur menjelaskan perjalanannya, ada segelintir rasa bangga, haru dan malu menyelimuti hati ini. Bangga mendengar para relawan Indonesia ikut berangkat menuju Gaza demi membantu saudara sesama muslim yang sedang membutuhkan uluran tangan kita. Haru ketika akhirnya para relawan Indonesia bisa kembali ke tanah air dengan penuh perjuangan. Malu rasanya karena saat ini saya hanya bisa menjadi penonton yang  cuma sekedar mendengar kabar berita dari berbagai media informasi tentang perjalanan para relawan. Sempat terlintas dalam benak ini, kapan giliran kami yang berangkat ke sana untuk memenuhi panggilan Jihad, membantu saudara kami sesama muslim membebaskan tanah wakaf umat muslim. Karena sesungguhnya sesama muslim itu ibarat satu tubuh, ketika salah satu anggota tubuh di sakiti maka yang lain ikut merasakannya. Tapi kami percaya akan ada saatnya nanti giliran kami yang akan memperoleh kemenangan itu, seperti firman Allah yang berbunyi :

“Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka, Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar” (QS.Al-Isra:6)

Kami yakin zaman kejayaan ( keemasan ) umat muslim akan terulang kembali. ALLAHUAKBAR

Berikut adalah nama-nama 9 syuhada Gaza Mavi Marmara.

Di Kutip dari kispa.org

ISTANBUL– Rasakanlah Anda duduk sejenak di sebuah bangku panjang di depan dapur kabin penumpang dek 3 kapal Mavi Marmara. Tadinya arahnya ke Gaza, saat itu dipaksa ke arah Ashdod. Tentara komando Israel sudah menguasai kapal. Serangan brutal baru saja selesai. Penjajahan kecil baru saja dimulai.

Di depan Anda, terbujur empat sosok jenazah. Tidak semua Anda kenal nama dan pribadinya. Tapi selama berhari-hari Anda bersama mereka. Sholat bersama, berdoa bersama, makan bersama, bekerja bersama, menuju ke arah yang sama, dengan niat yang sama, mencari ridha Allah saja.

Bahasa Turkinya tidak Anda fahami, tetapi senyum tulus dan jabatan tangan eratnya bisa Anda hayati. Anda tidak mengenal semua nama dan pribadinya, tetapi rasanya sudah bersaudara dengan mereka selama berpuluh tahun.

Izinkan saya memperkenalkan para Syuhada ini kepada Anda. Para Syuhada tidak mati, kata Allah. Tapi rasanya rugi karena belum sempat mengenal mereka lekat-lekat dan mereka yang beruntung ini sudah pergi.

Sahabatku Cevdet (dibaca Jaudat), saya tidak menyangka persaudaraan kita begitu ringkas. Dengan ikhlas dan enteng kau berjaga setiap jam 6 pagi, untuk memenuhi keperluanku akan internet di press room, karena jam-jam begitu Jakarta sudah menunggu berita dari Mavi Marmara. Padahal aku tahu, kau selalu tak tidur sampai hampir pagi melayani keperluan puluhan wartawan.

Kata seorang sahabatmu, tentara komando Israel menembakmu dari jarak dekat saat kau memotret mereka turun dari helikopter biadab itu. Kubuka selimut yang menutup wajah jenazahmu. Kulihat ada satu titik hitam di antara kedua matamu. Titik hitam jalan masuk peluru yang menembus otak dan tengkorak belakangmu. Kulirik darah segar masih menetes di bawah kepalamu.

Titik hitam itu pintumu ke Syurga Firdaus insya Allah. Jangan lupa pada kami. Doakan kami mendapat keberuntungan seperti engkau. Kau telah menunaikan janjimu. Doakan kami seberani dan seistiqamah engkau.

Ibrahim BilgenIbrahim Bilgen

1. Ibrahim Bilgen, 61 tahun, seorang insinyur listrik dari kota Siirt. Anggota Organisasi Kehormatan Insinyur-insinyur Listrik Turki. Aktif di politik melalui Partai Saadet menjadi calon legislatif pada pemilu tahun 2007 dan pemilu lokal di Siirt 2009. Menikah dan dikaruniai 6 orang anak.

Ali Haydar BengiAli Haydar Bengi

2. Ali Haydar Bengi, 39 tahun, membuka usaha perbaikan telepon di Diyarbakir. Lulus dari Universitas Al-Azhar, Kairo, jurusan Sastra Arab. Menikah dengan Saniye Bengi; dikaruniai empat anak, Mehunur (15 tahun), Semanur (10 tahun) serta kembar Muhamad dan Senanur (5 tahun)

Cevdet KiliçlarCevdet Kiliçlar

3. Cevdet Kiliçlar, 38 tahun, dari Kayseri. Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Marmara; pernah menjadi wartawan untuk surat kabar National Gazette dan Anatolia Times. Setahun belakangan ia menjadi reporter sekaligus webmaster situs IHH (Insani Yardim Vakfi). Menikah dengan Derya Kiliçlar; dikaruniai seorang putri bernama Gülhan, dan putra bernama Erdem.

Çetin TopçuogluÇetin Topçuoglu

4. Çetin Topçuoglu, 54 tahun, dari Adana. Bekas pemain sepak bola amatir dan juara Tae Kwon Do, yang pernah melatih Tim Nasional Tae Kwon Do Turki. Menikah dengan Çigdem dan dikaruniai seorang putra, Aytek. Çigdem ikut di kapal Mavi Marmara, dan bertugas sebagai amirah (pemimpin) di kabin perempuan.

5-Necdet YildirimNecdet Yildirim

5. Necdet Yildirim, 32 tahun, seorang pekerja kemanusiaan IHH dari Malatya. Menikah dengan Refika Yildirim; dikaruniai seorang putri berusia tiga tahun, Melek.

Fahri YaldizFahri Yaldiz

6. Fahri Yaldiz, 43 tahun, seorang petugas pemadam kebakaran di kota Adiyaman. Sudah menikah dan dikaruniai empat orang putra.

7-Cengiz SongürCengiz Songür

7. Cengiz Songür, 47 tahun, dari Izmir. Menikah dengan Nurcan Songür; dikarunai enam putri dan seorang putra.

Cengiz AkyüzCengiz Akyüz

8. Cengiz Akyüz, 41 tahun, dari Iskenderun. Menikah dengan Nimet Akyüz ; dikaruniai tiga anak Furkan (14 tahun), Beyza (12 tahun) dan Erva Kardelen (9 tahun).

9-Furkan DoganFurkan Dogan

9. Furkan Dogan, 19 tahun, sedang duduk di bangku SMA di Kayseri High School dan sedang menunggu hasil ujian masuk universitas; bercita-cita jadi dokter. Putra dari Dr. Ahmet Dogan, seorang profesor di Universitas Erciyes. Furkan berkewarganegaraan dual Turki-Amerika, dan memiliki dua orang saudara.** (Sahabat Al-Aqsha, dari berbagai sumber berbahasa Inggris dan Turki)

  1. Internet Murah
    Juni 20, 2010 pukul 6:04 pm

    berkunjung antar blog kawan

    thanks untuk sharing ilmunya sangat bermanfaat
    Cara Menghindari penipuan Di Internet
    Ready Stock

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: