Beranda > Catatan perjalanan > Dagang yuk. . . !!

Dagang yuk. . . !!


Entah mengapa sejak 3 tahun belakangan ini saya hobi sekali berdagang, baik itu bisnis online maupun real (layaknya pedagang). Tepatnya setelah saya lulus kuliah dan memiliki pekerjaan tetap. Apa mungkin saat ini saya memiliki modal yang cukup untuk berdagang karena sekarang saya memiliki penghasilan sendiri? ataukah memang buah dari hasil didikan semasa kecil oleh orang tua untuk berdagang? atau mungkin juga tuntutan ekonomi keuangan yang kian hari semakin melonjak ? Ya, mungkin itulah sebagian  faktor yang mendukung saya untuk menjalani hobi dagang.

Banyak hikmah yang bisa saya dapatkan dari berdagang. Saya banyak mengenal orang baru, ilmu baru, lingkungan baru dan penghasilan baru tentunya. Kemudian saya pun teringat dengan salah satu hadits yang berkaitan dengan berdagang.

“Hendaklah kamu berdagang (berbisnis)  karena di dalamnya terdapat 90% pintu rizki” (HR. Ahmad)

Subhaanallah, dengan berdagang maka Allah membukakan 9 pintu dari 10 pintu rizki. Itu lah yang membuat saya semakin yakin dan sungguh-sungguh bahwa dengan berdagang Allah mempermudah rizki kita. Walaupun memang benar Allahlah yang mengatur rizki kita, tapi jika kita tidak punya upaya untuk berikhtiar maka rizki itu pun akan semakin jauh bahkan terasa berat untuk di gapai. Lalu bagaimana halnya dengan profesi kita sebagai pegawai negeri, karyawan, perawat, karyawan dan lain-lain? Tentunya jika di lihat dari bunyi hadits di atas dapat saya simpulkan bahwa kita hanya mendapat 1 atau 10% dari 10 pintu rizki. Yaitu dari gaji bulanan yang kita terima. dari perusahaan. Nah, lalu apakah kita masih mau berkutat terus mempertahankan 1 pintu rizki itu saja dan tidak berusaha mencari pintu rizki lainnya?

Sebagian besar penduduk bumi kebanyakan memilih yang 10% sebagai sarana dalam mengais rizki, padahal masih ada 9 pintu rizki lagi di luar sana. Mungkin memang banyak pertimbangan mengapa banyak orang yang bertumpu pada satu pekerjaan saja. Salah satunya mungkin belum siap atau tidak berani mengambil risiko besar karena sudah keburu takut modal dagangnya tidak akan kembali sehingga timbul rasa penyesalan yang besar. Atau malas berdagang karena di rasa dengan bekerja saja sudah cukup memenuhi kebutuhan hidup. Tapi apakah mungkin perusahaan tempat kita bekerja akan selamanya dapat bertahan dan berjalan mulus. Saya rasa tidak selalu, sebagai contoh PT. IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara) yang sekarang telah berganti nama menjadi PT. DI (Dirgantara Indonesia). Dahulu perusahaan ini menjadi aset negara yang merupakan industri pesawat terbang terbesar di Asia Tenggara. Kesejahteraan para karyawan terjamin dengan berbagai tunjangan di luar gaji. Namun apa daya pada tahun 2002 PT. DI harus melakukan PHK besar-besaran. Sekitar 3000 karyawan harus di PHK karena masalah finansial internal perusahaan. Sungguh tak disangka perusahaan yang begitu besar dan pesat akhirnya harus mengorbankan ribuan karyawannya untuk di PHK. Inilah bukti bahwa tak selamanya perusahaan besar akan terus bertahan tanpa kerjasama yang baik dan manajemen yang bagus, apalagi perusahaan kecil yang hanya mengandalkan order dari perusahaan besar. Nasib mereka bisa lebih parah lagi, karena jika perusahaan besar collaps tidak menutup kemungkinan perusahaan-perusahaan kecil yang bergantung karirnya pada perusahaan besar akan ikut collaps atau bahkan bangkrut. Sehingga menimbulkan banyak pengangguran dan kemiskinan, bahkan ada pula yang terganggu jiwanya akibat tidak siap mengalami kebangkrutan. Apa kita siap menghadapi menghadapi itu semua?

Jadi, yuk kita belajar dagang.🙂

-mimpi pejuang-

  1. Juni 24, 2010 pukul 2:27 pm

    Ass, rst juga lagi belajar jan..dikit-dikit n ternyata kenikmatan n kepuasannya beda ya dengan cuma jadi pegawai..

    skrng cita2 punya bisnisnya buanyak.

    gutlak ya bwt bisnis barunya..^^

  2. Juni 24, 2010 pukul 10:57 pm

    Wa’alaikumussalam wr wb,

    yup, setuju . . .
    berbeda dengan menjadi pegawai, beban yang ada pun terasa sangat lebih ringan kalo kita berdagang ketimbang jadi pegawai. . .

    sama ti jan juga punya cita-cita pengen bikin bisnis yang banyak, ini pun baru 2 bisnis yang jan tampilkan, masih ada sekitar 4 atau 5 bisnis lagi yang belum di promosikan.

    okey, sukses juga buat resti ya & tetep semangat ^^

  3. Maret 22, 2011 pukul 5:05 am

    lanjut ..
    selamat berdagang..
    banyak hal yg membuat kita terus maju, PR nya adalah bagaimana memaintence itu smua agar konstan (tdk angin2an),ciptakan kreasi2 baru.

    salam^^

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: